Batam | Suasana khusyuk menyelimuti Musholla Al Mujahidin di Perumahan Glory Raffles, Marina, Tanjung Riau, Sabtu (28/2/2026) malam, bertepatan dengan malam ke-11 Ramadan 1447 Hijriah. Meski bangunan musholla tersebut masih dalam tahap pembangunan, semangat warga untuk menimba ilmu dan memperkuat keimanan tidak surut sedikit pun.
Kultum Ramadan kali ini menghadirkan tokoh masyarakat yang dikenal luas di Kota Batam, Kande Arba Udin atau yang akrab disapa Udin Pelor. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema tentang pentingnya bersyukur dalam setiap keadaan, termasuk dalam kondisi keterbatasan.
Di hadapan jamaah yang memenuhi area musholla sederhana tersebut, Kande Udin mengajak umat Islam untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT, baik nikmat kesehatan, kesempatan beribadah di bulan suci, maupun kebersamaan dalam membangun rumah ibadah.
“Jangan menunggu sempurna untuk bersyukur. Justru dengan bersyukur, Allah tambahkan nikmat dan sempurnakan apa yang sedang kita perjuangkan,” pesannya, disambut anggukan para jamaah.
Ia menekankan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki hati dan memperkuat aqidah. Aqidah yang kokoh, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Memasuki malam ke-11 Ramadan, ia juga mengingatkan bahwa sepuluh hari pertama yang penuh rahmat telah dilalui. Kini saatnya jamaah meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak istighfar, memperkuat shalat berjamaah, serta menjaga istiqamah hingga akhir bulan suci.
Kehadiran Kande Udin di musholla yang masih dibangun itu menjadi simbol bahwa semangat keagamaan tidak bergantung pada megahnya bangunan, melainkan pada ketulusan hati dan kebersamaan umat. Justru dalam proses pembangunan tersebut, nilai gotong royong, keikhlasan, dan rasa syukur semakin terasa nyata di tengah masyarakat Tanjung Riau.
Pengurus Musholla Al Mujahidin berharap rangkaian kultum Ramadan ini terus menjadi penyemangat bagi warga, sekaligus mempererat silaturahmi dan memperkuat karakter religius masyarakat di Tanjung Riau, Kota Batam.
Di tengah bangunan yang belum rampung, cahaya iman justru terasa semakin terang menguatkan aqidah, menumbuhkan syukur, dan meneguhkan langkah menuju Ramadan yang lebih bermakna.
Pewarta : Aken





