Belakang Padang | Iktiar merupakan langkah-langkah yang dilaksanakan manusia demi menggapai segala keinginannya. Sementara itu, doa dapat disampaikan kepada Allah SWT agar berbagai ikhtiar yang dilakukan bisa dikabulkan.
Kesempatan ini tentunya tidak dapat kita lewatkan pada bulan Ramadhan, mengingat orang yang berpuasa mendapatkan hak khusus untuk diterima doanya. Dalam Hadits Hasan yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, terdapat sabda berikut.
“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.”
Sesuai dengan keterangan di atas, orang yang berpuasa akan diterima dan tidak ditolak doa-doanya. Oleh karena itu, umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa tidak boleh meninggalkan kesempatan ini.
Bukan hanya itu, ikhtiar dan doa yang telah dilakukan harus ditemani dengan sikap tawakal atau menerima. Orang yang bertawakal itu akan menerima berbagai hasil, ketika sudah menjalankan ikhtiar dan doa.
Dengan bertawakal, kita dapat merasa ikhlas atas apa yang kelak terjadi. Semua itu diserahkan kepada Allah SWT.
