Kunjungan Wisatawan ke Belakang Padang Tunjukkan Tren Positif, Camat Abdul Hanafi : Ini Peluang Bangkitkan Ekonomi Warga

Belakang Padang | Pulau kecil yang dikenal dengan sebutan “Pulau Penawar Rindu”, Belakang Padang, mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan selama beberapa bulan terakhir. Lonjakan ini tidak hanya datang dari wisatawan lokal Kota Batam, tetapi juga dari daerah lain, bahkan mancanegara. Keindahan alam, kuliner khas, dan suasana kampung pesisir yang tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari pelaku transportasi laut, terjadi lonjakan kunjungan terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk menikmati keindahan alam, kuliner khas Melayu, serta suasana kampung pesisir yang tenang dan autentik.

Selain panorama laut dan pantai yang memesona, daya tarik Belakang Padang juga terletak pada keramahan warga, keunikan sejarah, serta ragam kuliner dan aneka hasil laut segar.

“Peningkatan jumlah wisatawan ini menjadi angin segar bagi ekonomi masyarakat,” ujar salah satu pelaku usaha kuliner di kawasan Pasar Belakang Padang. Ia mengaku, pendapatannya meningkat hampir dua kali lipat liburan akhir pekan.

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE menyambut positif tren kenaikan jumlah wisatawan tersebut. Ia menyebut ini sebagai peluang untuk menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat, terutama di sektor informal seperti UMKM, jasa transportasi, dan kuliner.

“Kami melihat adanya peningkatan signifikan jumlah wisatawan yang datang, khususnya di akhir pekan. Ini membuktikan bahwa Belakang Padang punya daya tarik tersendiri. Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat potensi wisata ini,” ujar Abdul Hanafi, SE, Sabtu (19/7/2025)

Ia menambahkan, ingin menjadikan Belakang Padang sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Batam. Namun tentu perlu dukungan semua elemen, termasuk masyarakat agar tetap menjaga kebersihan, keamanan, dan keramahan sebagai tuan rumah yang baik.

Pemerintah setempat pun terus berupaya mendorong pengembangan infrastruktur dan promosi wisata. Perbaikan akses transportasi laut, kebersihan lingkungan, hingga pembinaan pelaku UMKM menjadi fokus utama untuk menunjang sektor pariwisata yang semakin tumbuh.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Belakang Padang diharapkan bisa menjadi destinasi unggulan di Kepulauan Riau, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Semakin meningkatnya kunjungan wisatawan, Belakang Padang kini tidak hanya menjadi destinasi liburan alternatif, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir,” tutup Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *