Kunjungi Cagar Budaya di “Galang Heritage Village”, SWARA Kota Batam City Tour Wisata Sejarah dan Religi

Batam | Galang Heritage Village yang sebelumnya lebih dikenal masyarakat sebagai Camp Vietnam, menjadi salah satu destinasi kunjungan dalam program SWARA City Tour yang digelar Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) Kota Batam, Jumat (15/5/2026). Kegiatan bertema “Menelusuri Jejak Sejarah dan Religi di Kota Batam” tersebut diikuti sekitar 45 peserta.

Program city tour ini merupakan bagian dari agenda kerja SWARA Kota Batam tahun 2026 yang mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Para peserta diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata sejarah dan religi di Kota Batam, termasuk kawasan bersejarah di Galang.

Pengelola Galang Heritage Village, Yayat, menjelaskan bahwa terdapat lima objek yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kota Batam oleh Wali Kota Batam. Kelima objek tersebut memiliki nilai sejarah penting terkait keberadaan pengungsi Vietnam di Pulau Galang pada masa lalu.

“Lima objek itu antara lain kapal pengungsi yang menjadi saksi perjalanan panjang para pengungsi Vietnam, kemudian Barak Kuning yang dahulu digunakan sebagai tempat tinggal pengungsi, Mess Brimob yang menjadi tempat tinggal personel pengamanan kawasan, Gereja Nha To Duc Me Vo Nhiem sebagai tempat ibadah komunitas Vietnam, serta Kantor Pusat Penanggulangan dan Pengelolaan Pengungsi Vietnam (P3V) yang dulu menjadi pusat pengelolaan pengungsi selama masa krisis kemanusiaan,” jelas Yayat.

Ketua SWARA Kota Batam, Maharani Purba yang akrab disapa Rances, mengaku bangga karena program kerja organisasi dapat berjalan sesuai hasil rapat kerja tahunan.

“Saya sangat bangga dan senang karena masing-masing bidang mampu menjalankan kegiatannya. Hari ini SWARA City Tour menelusuri jejak sejarah dan religi Kota Batam hingga sampai ke Galang Heritage Village,” ujarnya.

Menurut Rances, kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan anggota SWARA mengenai destinasi wisata sejarah dan religi di Batam. Dengan pengalaman langsung di lapangan, anggota diharapkan memiliki referensi yang lebih utuh saat membawakan acara maupun menyampaikan informasi budaya dan religi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai semakin banyak kunjungan ke Galang Heritage Village akan membantu menjaga eksistensi sejarah kawasan itu sekaligus meningkatkan daya tarik wisata, khususnya bagi wisatawan mancanegara.

“Semakin banyak yang berkunjung ke Galang Heritage Village, tentu sejarah destinasi ini akan terus terjaga dan semakin dikenal luas,” katanya.

Ardiwinata juga mengapresiasi SWARA Kota Batam yang memasukkan Galang Heritage Village sebagai salah satu destinasi utama dalam itinerary city tour.

“Saya merasa terbantu karena objek cagar budaya ini baru saja ditetapkan oleh Wali Kota Batam, sehingga memang harus terus dipublikasikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, kegiatan SWARA City Tour direncanakan akan dilaksanakan secara berkala agar para anggota semakin memahami potensi pariwisata, sejarah, dan budaya yang dimiliki Kota Batam.

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *