Lestarikan Khazanah 27 Likur di Kecamatan Belakang Padang, Tim Dewan Juri Lakukan Penilaian Lampu Hias 2025

Belakang Padang | Pemerintah Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, sukses menggelar Festival Lampu Hias Eid Mubarak dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Acara yang berlangsung meriah ini juga bertujuan melestarikan warisan budaya Melayu. Festival ini diikuti 12 peserta dari berbagai kampung, mempertandingkan keindahan lampu hias elektrik dan lampu colok tradisional.

Bacaan Lainnya

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE menjelaskan bahwa festival ini merupakan upaya untuk memperkenalkan keindahan budaya Melayu kepada generasi muda dan wisatawan. Ini menunjukkan komitmen Pemko Batam khususnya Pemerintah Kecamatan Belakang Padang dalam mendukung pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata.

Penilaian lomba dilakukan pada Jum’at (28/3/2025) selepas sholat maghrib, meliputi wilayah Kp. Tanjung, Kp. Tempang, Kp. Baru, Pulau Sekanak Raya, Kp. Melayu, Kp. Jawa (Masjid Jannatul), Kp. Jawa ( Masjid Nurul Ikhsan), Surau Wahdina, Rawasari, Batu Gajah, Kp. Tengah dan Kp. Tanjung (Masjid AT Taqwa)

Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan antusiasme masyarakat Kecamatan Belakang Padang dalam memeriahkan Idul Fitri 1446 H dan melestarikan tradisi lokal.

festival yang penuh cahaya dan keindahan. Warna-warni lampu hias maupun lampu colok yang disusun dalam berbagai bentuk kreatif, mulai dari masjid, sampan layar, tanjak hingga kaligrafi Islam, menciptakan pemandangan yang memukau.

Hadiah yang menarik juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Besarnya hadiah ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan serupa di masa mendatang.

Selain itu, seluruh lampu hias wajib menyala pada malam penilaian dan malam tujuh likur (27 Ramadhan), serta pada malam Idul Fitri. Hal ini untuk memastikan keindahan lampu hias dapat dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan secara maksimal. Aturan ini juga menunjukkan keseriusan panitia dalam memastikan kualitas dan kelancaran acara.

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE memaparkan detail proses penilaian yang dilakukan oleh tim juri bertujuan untuk memastikan penilaian yang adil dan menyeluruh bagi seluruh peserta. Penilaian yang teliti dan sistematis menjadi kunci keberhasilan festival ini.

Ia juga berharap akan lebih banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam festival ini dan semakin memperkaya khazanah budaya Melayu di Kecamatan Belakang Padang ditahun – tahun yang akan datang.

Festival Lampu Hias Eid Mubarak di Kecamatan Belakang Padang tidak hanya sukses memeriahkan Idul Fitri, tetapi juga menjadi wahana pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata.

Dikesempatan itu, Ilham dewan juri dari PLN, mengatakan untuk di tahun berikutnya diharapkan luas penampang kabel sesuai standarisasi setengah mili.

“Dilihat dari tingkat keamanan dalam kegiatan lomba lampu hias harus memenuhi syarat dengan mengupayakan letak kabel utama yang tegangan 220 volt itu harus tinggi dan jauh dari jangkauan anak anak, penyambungan dari kabel utama ke kabel lampu, luas penampang kabel kalah bisa untuk tahun berikutnya kita standarisasi setengah mili,” ujar ilham.

Sementara penilaian dari warna lampu, Zuhri dewan juri dari Polsek Belakang Padang menyampaikan, dewan juri sepakat melihat dan menilai dari kemeriahannya, keindahannya dengan kesulitannya.

“Kami dewan juri sepakat melakukan penilaian dilihat dari segi keamanan, kreatifitas atau keindahan, tingkat kesulitan, estitika dan kerapian,” ungkap Zuhri, SH.

Semangat masyarakat Kecamatan Belakang Padang dalam mempertahankan tradisi ini menunjukkan bahwa budaya Melayu di Kota Batam Khususnya Kecamatan Belakang Padang tetap hidup dan terus berkembang. Festival lampu hias atau colok bukan hanya sekadar penerangan di malam Ramadhan, tetapi juga simbol kebersamaan, kebanggaan, dan warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Setiap cahaya yang menyala adalah wujud rasa syukur, kebersamaan, dan semangat Ramadhan yang selalu hadir menerangi hati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *