Lima KKMP Rampung Dibangun di Batam, Pengisian Gerai Masih Tunggu Pusat

Batam | Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat sebanyak lima unit Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) telah rampung dibangun dan diresmikan secara serentak pada 16 Mei 2026. Lima koperasi tersebut tersebar di dua kawasan padat penduduk, yakni Kecamatan Nongsa dan Sagulung.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Salim, mengatakan lima KKMP yang telah selesai dibangun berada di Kelurahan Sambau, Batu Besar, Sei Pelunggut, Sei Langkai, dan Tembesi.

“Ada lima yang sudah selesai pembangunan dan diresmikan serentak kemarin tanggal 16 Mei,” ujar Salim dikutip, Rabu (20/5).

Meski pembangunan fisik telah tuntas, sebagian besar koperasi tersebut belum mulai beroperasi. Hal itu dikarenakan pengisian gerai masih menunggu distribusi dari pusat melalui PT Agrinas.

“Untuk pengisian gerainya masih menunggu dari pusat, dari PT Agrinas,” katanya.

Salim menjelaskan, konsep usaha di masing-masing KKMP nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keputusan koperasi setempat. Karena itu, jenis layanan dan produk yang tersedia tidak akan sama di setiap lokasi.

“Jadi tidak semuanya pasti gerai sembako, tergantung koperasinya nanti,” ujarnya.

Namun demikian, sebagian besar KKMP direncanakan menyediakan gerai kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, beberapa koperasi juga akan menghadirkan layanan usaha lain seperti penjualan LPG hingga obat-obatan.

“Rata-rata nanti ada gerai sembako, ada juga yang jual LPG. Untuk di Sagulung Kota bahkan sudah ada yang jual obat-obatan,” kata Salim.

Salah satu KKMP yang telah mulai beroperasi berada di Kelurahan Sagulung Kota, meski proses pembangunan gedungnya belum sepenuhnya selesai.

“Walaupun bangunan KKMP Sagulung Kota belum 100 persen, mereka sudah operasional,” ujarnya.

Selain lima titik yang telah rampung, Diskum Kota Batam juga mencatat sebanyak 37 titik KKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan fisik. Sementara itu, 22 titik lainnya masih berada dalam proses administrasi dan penyelesaian kebutuhan lahan.

Berdasarkan pantauan di KKMP Sei Pelunggut, pembangunan koperasi tersebut memakan waktu sekitar lima bulan dan berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Batam seluas 600 meter persegi.

Warga Sei Pelunggut, Zaidun, menyambut baik pembangunan KKMP di wilayahnya. Menurut dia, keberadaan koperasi tersebut memanfaatkan lahan fasilitas umum yang sebelumnya kosong dan kini menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan fasum kosong dan baru dibangun sekarang. Bagus lokasinya karena berada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Meski menyambut positif, warga setempat hingga kini masih menunggu kepastian terkait waktu operasional dan jenis produk yang akan dijual di gerai KKMP tersebut.

Menurut Zaidun, keberadaan KKMP diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan lokasi yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

“Kalau buka tentu kami dukung karena dekat. Tapi walaupun dekat, masyarakat tetap mempertimbangkan harga produk sembakonya,” katanya.

Pewarta: Said

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *