Lomba di malam Kesenian Makin Seru, Pop Ye-Ye Jadi Sorotan Malam Kedua Pentas Rakyat Kebun Tempang

Belakang Padang | Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Belakang Padang semakin seru, Minggu malam (21/9/2025). Giliran malam kedua pentas rakyat di RT 003 RW 004 Kebun Tempang yang menjadi ajang hiburan sekaligus unjuk bakat warga.

Warga kembali memenuhi lokasi kegiatan. Panggung sederhana yang dihiasi lampu-lampu berwarna-warni menghadirkan suasana meriah dan penuh keakraban. Semua kalangan, dari anak-anak, remaja hingga orang tua, larut dalam kegembiraan menantikan penampilan terbaik peserta.

Bacaan Lainnya

Di malam kedua ini, sorotan penonton tertuju pada pertandingan pop ye-ye. Para peserta tampil penuh semangat dengan membawakan lagu-lagu bernuansa nostalgia yang membuat penonton ikut bergoyang dan bernyanyi bersama. Setiap penampilan sukses mencuri perhatian, terutama karena gaya unik dan percaya diri para peserta di atas panggung.

Selain pop ye-ye, warga juga disuguhi berbagai penampilan lain seperti fashion show anak-anak, joget lambak, dan karaoke. Namun, pop ye-ye tetap menjadi magnet yang paling ditunggu-tunggu penonton.

Acara dipandu oleh Ardi sebagai pembawa acara. Dengan gaya komunikatif dan penuh energi, Ardi mampu menghidupkan suasana, mengajak penonton memberi tepuk tangan meriah untuk setiap peserta yang tampil.

Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri yang terdiri dari Wan Hilda, Nurizan, dan Desi. Mereka menilai penampilan peserta berdasarkan kreativitas, penguasaan panggung, serta interaksi dengan penonton.

Rini, selaku panitia, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas suksesnya pertandingan malam kedua ini.

“Alhamdulillah, malam kesenian hari kedua berjalan sangat meriah, terutama pertandingan pop ye-ye yang benar-benar menghibur warga. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ajang silaturahmi yang mempererat kebersamaan masyarakat Kebun Tempang. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya,” ujar Rini.

Malam kesenian pentas rakyat ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni dan memperkuat semangat kebersamaan. Antusiasme warga membuktikan bahwa kesenian mampu menyatukan hati masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *