Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Tidak Gelar Pesta Rakyat

Batam | Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan menekankan kepala daerah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat. Pemimpin daerah tidak lagi menggelar kegiatan yang bernuansa pesta, meskipun dengan alasan hiburan rakyat. Menurutnya, hal semacam itu bisa menimbulkan kesan berlebihan di tengah kondisi saat ini. Sebaliknya, kegiatan harus diarahkan untuk memberikan manfaat nyata.

Benni menyarankan agar kepala daerah menggelar acara yang langsung menyentuh kepentingan publik. Contohnya, pasar murah, bazar murah, atau doa bersama yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan semacam itu dinilai lebih tepat sasaran karena langsung membantu warga. Dengan begitu, kehadiran pemerintah selaras dengan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Bacaan Lainnya

“Tadi Pak Mendagri menekankan kepada kepala daerah agar tidak menggelar pesta, namun lebih kepada menyantuh masyarakat secara langsung. Misalnya bazar UMKM, pasar murah, doa bersama ataupun yang lainnya yang nyata dirasakan masyarakat,” ungkapnya usai kegiatan Rapat Koodinasi pemerintahan se-Sumatra di Hotel Swiss-Belinn Harbour Bay, Minggu (21/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Benni juga menyinggung aturan perjalanan luar negeri bagi aparatur sipil negara (ASN). Sebelumnya Kemendagri membatasi ASN untuk bepergian ke luar negeri. Namun saat ini, aturan tersebut sudah lebih longgar untuk beberapa kebutuhan khusus, seperti berobat ke luar negeri dan kegiatan kenegaraan.

Menurut Benni, pelonggaran itu harus tetap diikuti dengan tanggung jawab. ASN diminta menjaga integritas dan memastikan perjalanan yang dilakukan benar-benar untuk kepentingan yang mendesak.

Selain itu, Kemendagri juga mendorong kembali kegiatan yang mengakar di tengah masyarakat. Benni menyebut sistem keamanan lingkungan (siskamling) perlu dihidupkan lagi. Dengan melibatkan masyarakat dan mengerahkan linmas, keamanan wilayah bisa lebih terjaga. Dukungan pemerintah daerah dibutuhkan supaya pemerataan program pemerintah pusat dapat berjalan efektif.

“Pengaktifan kembali siskamling akan memperkuat partisipasi warga dalam menjaga lingkungannya. Hal ini penting untuk meningkatkan rasa aman sekaligus mempererat kebersamaan,” ujar Benni.

Kemendagri berharap kepala daerah mampu menyeimbangkan kepemimpinan dengan kepedulian. Sehingga, pembangunan daerah bisa berjalan sejalan dengan aspirasi rakyat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *