Batam | Aksi pencurian yang menyasar rumah kosong kembali terjadi di kawasan Batam Kota. Kali ini, sebuah rumah di Perumahan KDA Cluster Garuda menjadi target pelaku yang nekat menggondol meteran air milik penghuni rumah.
Peristiwa tersebut terungkap setelah pemilik rumah, Ikrar, melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat 110. Ia mengetahui meteran air di kediamannya hilang dan memperkirakan kerugian yang dialami berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp800 ribu.
Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal.
“Setelah menerima laporan, personel piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan awal terhadap kejadian yang dilaporkan,” ujar Benny, Minggu (17/5).
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga telah meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba. Polisi juga belum menemukan saksi yang melihat langsung aksi pencurian tersebut.
“Dalam kejadian ini belum ditemukan saksi yang melihat langsung aksi pelaku. Namun personel tetap melakukan dokumentasi dan langkah-langkah kepolisian awal guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi turut mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di Mapolsek Batam Kota agar kasus tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Korban kita arahkan untuk membuat laporan dan pelakunya masih dalam penyelidikan,” ungkap Benny.
Belakangan, aksi pencurian yang menyasar rumah kosong kembali marak terjadi di sejumlah kawasan perumahan di Batam. Pelaku umumnya mengincar kabel listrik, meteran air, hingga instalasi rumah yang masih aktif dan memiliki nilai jual.
Polisi pun mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah yang ditinggal dalam waktu lama, agar meningkatkan pengawasan serta keamanan lingkungan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pewarta : Eko





