Batam | Antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan paspor akhir pekan cukup tinggi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat 204 permohonan paspor dalam program Paspor Merdeka yang digelar untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Layanan khusus tersebut digelar Sabtu (8/8/2026) di dua Unit Layanan Paspor (ULP), yakni ULP Harbour Bay dan ULP Mall Botania 2 (MB2).
Program ini menjadi salah satu upaya Imigrasi Batam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, sekaligus memaknai momentum kemerdekaan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, mengatakan Paspor Merdeka bukan sekadar agenda dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Imigrasi untuk menunjukkan komitmen memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional.
“Kemerdekaan juga kami maknai sebagai semangat untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Bagi kami, memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional merupakan bagian dari kontribusi Imigrasi dalam mengisi kemerdekaan melalui pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Wahyu dalam keterangan resminya, Minggu (9/8/2026).
204 Permohonan Masuk
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah permohonan yang masuk di kedua lokasi pelayanan.
Di ULP Harbour Bay, tercatat 113 permohonan yang dapat dilanjutkan ke proses penerbitan paspor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 pemohon menggunakan layanan M-Paspor, sedangkan 72 pemohon memilih layanan walk-in.
Sementara di ULP Mall Botania 2, jumlah permohonan mencapai 91 pemohon. Rinciannya, 33 permohonan melalui M-Paspor dan 58 permohonan walk-in.
Dengan demikian, total 204 permohonan paspor berhasil dilayani dalam program Paspor Merdeka di dua lokasi tersebut.
Jumlah tersebut sekaligus menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan paspor yang dapat diakses di luar hari kerja.
Wahyu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memanfaatkan program tersebut.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memanfaatkan layanan ini,” katanya.
Dorong Pelayanan Makin Adaptif
Bagi Imigrasi Batam, tingginya antusiasme masyarakat bukan hanya menjadi catatan jumlah pelayanan. Respons tersebut juga menjadi dorongan untuk terus melakukan inovasi.
Wahyu menegaskan, jajaran Imigrasi Batam akan terus berupaya menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi jajaran Imigrasi Batam untuk terus melakukan inovasi dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Imigrasi untuk Rakyat” yang mendorong pelayanan keimigrasian semakin mudah, profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkum, Hendarsam Marantoko, juga menekankan agar semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Imigrasi Batam memastikan komitmen tersebut akan terus diperkuat melalui berbagai inovasi pelayanan. Targetnya jelas, masyarakat mendapatkan layanan keimigrasian yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Program Paspor Merdeka pun menjadi salah satu gambaran bagaimana semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam bentuk pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Pewarta : Eko





