Belakang Padang | Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Belakang Padang menyelenggarakan tabligh akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (15/1). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini menjadi momentum rohani bagi masyarakat untuk kembali menguatkan keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat.

Tabligh akbar tersebut diikuti oleh masyarakat Belakang Padang dari berbagai kalangan, tokoh agama, pengurus masjid, serta unsur terkait lainnya. Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga wadah silaturahmi dan pembinaan spiritual umat di wilayah kepulauan.

Dalam tausiah yang disampaikan, penceramah Asep Munajab mengajak jamaah untuk memahami makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan agung Rasulullah SAW dalam menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT. Ia menegaskan bahwa salat merupakan fondasi utama dalam membentuk kepribadian Muslim yang kuat, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi pesan spiritual yang harus terus hidup dalam keseharian kita. Salat adalah penghubung antara hamba dengan Tuhannya, sekaligus penopang utama keteguhan iman,” ujarnya di hadapan jamaah.

Sementara itu, Ketua PHBI Kecamatan Belakang Padang, Paisal, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj hendaknya tidak dimaknai sebagai seremoni tahunan semata, melainkan sebagai momentum ruhaniyah untuk memperbaiki dan menegakkan salat dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam lingkungan keluarga.
“Isra Mi’raj adalah pengingat bagi kita semua bahwa salat adalah tiang agama. Momentum ini harus menjadi penguat spiritual bagi umat, agar salat benar-benar ditegakkan dan menjadi cahaya dalam kehidupan,” ungkap Paisal.

Ia juga berharap kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus membangun tatanan kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak, dan bermoral di tengah tantangan zaman.
Lebih lanjut, Paisal menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin PHBI Kecamatan Belakang Padang dalam memperingati hari-hari besar Islam. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi bersama Kantor Urusan Agama (KUA), Masjid At-Taqwa, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Belakang Padang.
“Alhamdulillah, kegiatan ini terlaksana dengan baik. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kolaborasi PHBI, KUA, masjid, serta pemerintah kecamatan. Harapan kami, peringatan Isra Mi’raj ini menjadi sarana pembinaan kerohanian masyarakat, khususnya bagi generasi penerus, agar anak-anak kita tumbuh dengan pemahaman agama yang kuat dan akhlak yang baik,” tuturnya.
Paisal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Belakang Padang atas dukungan yang diberikan, sehingga kegiatan tabligh akbar dapat berjalan lancar dan membawa kebahagiaan serta keberkahan bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Dengan terselenggaranya tabligh akbar ini, PHBI Kecamatan Belakang Padang berharap semangat Isra Mi’raj dapat terus hidup, menjadi pengingat akan pentingnya salat, serta menjadi pijakan spiritual dalam membangun masyarakat yang beriman dan berilmu. (m. yusuf suhaili)





