PWMOI Kepri Resmi Dilantik, M. Yusuf Suhaili Jabat Wakil Sekretaris VII Bidang Hubungan Antar Lembaga

Batam | Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Kepulauan Riau resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Kota Batam, Sabtu (9/5/2026). Momentum ini menjadi tonggak penting bagi insan pers media online di Kepri dalam memperkuat profesionalisme, integritas, serta sinergi dengan pemerintah dan masyarakat demi kemajuan daerah.

Dalam susunan kepengurusan nasional, M. Yusuf Suhaili dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris VII Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri  PWMOI Kepri. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring organisasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya siap membangun komunikasi dan sinergi antar lembaga, sekaligus memperkuat hubungan PWMOI dengan berbagai pihak, termasuk di lingkup internasional, demi kemajuan organisasi dan dunia pers Indonesia,” ujar M. Yusuf Suhaili.

Pelantikan PWMOI Kepri berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi pers, serta ratusan tamu undangan dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PWMOI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. (C). Hendri, S.Si., M.E yang menegaskan bahwa PWMOI hadir sebagai rumah besar bagi wartawan media online yang menjunjung tinggi etika jurnalistik, profesionalisme, independensi, dan tanggung jawab sosial.

Dalam pidatonya, Hendri mengajak seluruh pengurus dan anggota PWMOI untuk menjaga marwah organisasi serta menjadi insan pers yang mampu menghadirkan informasi edukatif, berimbang, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“PWMOI harus menjadi organisasi yang mampu melahirkan wartawan yang profesional, bermartabat, dan berintegritas. Pers harus tetap menjadi kontrol sosial, namun juga mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PWMOI, Drs. HM. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si menekankan pentingnya persatuan wartawan media online di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan arus digitalisasi media.

Menurutnya, media online memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, insan pers dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga wajib menjaga akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Media online memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik. Karena itu wartawan harus menjaga integritas, independensi, dan tidak menjadi alat kepentingan tertentu. PWMOI harus tumbuh menjadi organisasi yang kuat, solid, dan bermartabat,” tegas Jusuf Rizal disambut tepuk tangan tamu undangan.

Prosesi pelantikan berlangsung penuh khidmat diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPW PWMOI Kepulauan Riau oleh Bendahara Umum DPP PWMOI. Selanjutnya, seluruh pengurus DPW PWMOI Kepri naik ke atas panggung mengikuti prosesi penyerahan pataka organisasi dari Ketua Umum DPP PWMOI kepada Ketua DPW PWMOI Kepri sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepemimpinan organisasi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK DPD PWMOI Kota Batam dan Kabupaten Karimun oleh Sekretaris DPW PWMOI Kepri. Setelah itu, pengurus DPD PWMOI Batam dan Karimun secara bersamaan menerima pataka organisasi yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW PWMOI Kepri kepada masing-masing ketua DPD.

Suasana semakin sakral saat pembacaan Panca Pakta Integritas dipimpin Ketua DPW PWMOI Kepri dan diikuti seluruh pengurus sebagai bentuk komitmen moral dalam menjaga etika jurnalistik, profesionalisme, serta kehormatan organisasi.

Sebagai bentuk penguatan sinergi dan kolaborasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah pihak dalam mendukung keterbukaan informasi publik, pembangunan daerah, dan penguatan peran pers yang sehat serta bertanggung jawab.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Pembina PWMOI Kota Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan dirinya tidak anti kritik dan justru membuka ruang seluas-luasnya bagi insan pers untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan konstruktif.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

“Saya tidak keberatan dikritik. Kritik itu penting untuk membangun dan memperbaiki pemerintahan agar menjadi lebih baik. Pers adalah bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Amsakar juga mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Batam tetap aman, damai, dan kondusif, khususnya selama dirinya menjalankan ibadah haji.

“Saya berharap Batam tetap kondusif, tetap sejuk, dan masyarakat tetap bersatu selama saya menjalankan ibadah haji. Mari bersama menjaga suasana yang harmonis demi kemajuan Batam yang kita cintai,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Kasi Humas Polresta Barelang AKP Budi Santosa, S.H., Kepala Dinas Perhubungan Drs. Leo Putra, A.P., M.Si., Kadis Kominfo Rudi Panjaitan, S.STP., M.Si., Kasi Humas Imigrasi Batam Kharisma Rukmana, beserta sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan insan pers dari berbagai media.

Pelantikan PWMOI Kepulauan Riau diharapkan menjadi awal lahirnya organisasi pers yang semakin solid, profesional, independen, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, demokratis, serta membangun kepercayaan publik terhadap dunia jurnalistik di Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

 

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *