RSBP Batam Gelar Gotong Royong Massal, Wujudkan Budaya Bersih dan Disiplin Aparatur

Batam | Rumah Sakit BP (RSBP) Batam menggelar kegiatan gotong royong bersama yang diikuti seluruh pegawai, Rabu (11/2). Aksi bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari disiplin aparatur, serta imbauan Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam apel awal pekan lalu.

Kegiatan dipusatkan di sejumlah area strategis rumah sakit, mulai dari ruang pelayanan hingga fasilitas penunjang. Para pegawai turun langsung membersihkan dan merapikan lingkungan kerja guna memastikan kebersihan, keindahan, serta kenyamanan sarana pelayanan kesehatan tetap terjaga. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah konkret dalam mempertahankan standar higienitas dan sterilisasi yang optimal di lingkungan rumah sakit.

Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar rutinitas, melainkan tanggung jawab profesional seluruh pegawai. Menurutnya, lingkungan yang tertata dan higienis merupakan prasyarat utama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang aman dan bermutu bagi masyarakat.

“Melalui gotong royong ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri. Pelayanan yang baik lahir dari tempat kerja yang bersih dan tertib,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi kolektif pegawai tidak hanya berdampak pada kualitas fasilitas, tetapi juga memperkuat kultur kerja yang disiplin dan berorientasi pada pelayanan. Nilai-nilai organisasi PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) menjadi landasan dalam setiap aktivitas, termasuk dalam menciptakan suasana rumah sakit yang bersih, aman, dan humanis bagi pasien maupun pengunjung.

Apresiasi turut disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Ia menilai langkah cepat manajemen RSBP Batam dalam menindaklanjuti arahan pimpinan nasional dan daerah mencerminkan komitmen aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Rumah sakit adalah wajah pelayanan publik. Kebersihan dan ketertiban harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.

Menurut Ariastuty, konsistensi dalam menjaga lingkungan kerja akan berdampak langsung terhadap citra institusi serta kenyamanan masyarakat yang mengakses layanan kesehatan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi kebiasaan yang melekat dalam tata kelola organisasi.

Sebagai tindak lanjut, manajemen RSBP Batam merencanakan kegiatan gotong royong rutin setiap Jumat pagi melalui program “Jumat Bersih”. Agenda tersebut akan kembali dijadwalkan setelah bulan suci Ramadan dan dirangkai dengan senam bersama sebagai bagian dari pembinaan kebugaran serta penguatan kebersamaan pegawai.

Melalui langkah ini, RSBP Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional dan berkualitas, tetapi juga didukung lingkungan yang bersih, tertib, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

 

Pewarta : Ridwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *