Tragedi Ledakan Kapal Tanker MT Federal di Batam: 14 Korban Jiwa, Penyidikan Berlanjut

Batam | Penyidik Satreskrim Polresta Barelang memulai tahapan penyidikan dalam ledakan dan kebakaran yang terjadi di kapal tanker MT Federal II, yang tengah berada di PT ASL Shipyard Indonesia di Tanjunguncang, pada Rabu (15/10/2025) dini hari lalu. Hingga kini, korban meninggal dalam peristiwa tersebut dilaporkan telah bertambah menjadi 14 orang.

Korban terbaru atas nama Fikri Krisnawan, yang sebelumnya mendapat perawatan di RS Elisabeth Sei Lekop Sagulung, dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (28/10/2025).

Bacaan Lainnya

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, menyebut hingga saat ini pihaknya telah memeriksa 43 saksi.

Langkah ini diambil setelah penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam peristiwa yang terjadi pada 15 Oktober 2025 lalu.

“Proses perkara ASL ini sudah naik sidik. Artinya, sudah masuk tahap penyidikan. Ini dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polresta Barelang dengan asistensi dari Polda Kepulauan Riau,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (1/11/2025).

Zaenal menyebut, ke-43 saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari pihak manajemen ASL Marine Shipyard, perusahaan subkontraktor, dan pihak lainnya. Penyidik saat ini juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memperkuat alat bukti.

“Hasil labfor masih kami tunggu. Setelah hasil itu keluar, kami akan gelar perkara lagi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk penetapan tersangka,” ujarnya.

Disebut sebagai tragedi jilid dua, insiden serupa juga terjadi di lokasi yang sama beberapa bulan lalu dan menewaskan lima pekerja. Zaenal menyebut bahwa kasus pertama saat ini masih dalam proses di Kejaksaan, di mana pihaknya juga menyebut masih menunggu hasil koordinasi.

“Dalam kasus pertama, petunjuk dari pihak kejaksaan sudah kami penuhi seluruhnya. Sekarang kami fokus mendalami kasus terbaru ini agar terang benderang,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *