Belakang Padang | Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan para pekerja sektor informal, UPT Puskesmas Belakang Padang menggelar kegiatan Pos Upaya Kesehatan Kerja (POS UKK) pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di depan Kedai Kopi Huang, salah satu titik aktivitas padat pekerja di wilayah tersebut.
Kegiatan POS UKK kali ini secara khusus menyasar dua kelompok pekerja yang kerap luput dari perhatian layanan kesehatan formal, yaitu tukang ojek dan pekerja kedai kopi. Mereka adalah bagian penting dari denyut kehidupan ekonomi masyarakat Belakang Padang yang setiap harinya berjibaku dalam aktivitas fisik dan interaksi sosial yang intens.
Tim kesehatan dari UPT Puskesmas Belakang Padang yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari dr. Junita Yuni Murni, Megawati, A.Md.Kep, Rozaliati, A.Md.Kep, dan Irsyalreza. Mereka memberikan pelayanan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan kerja dan gaya hidup sehat.
Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, SKM, menyampaikan bahwa keberadaan POS UKK menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam menjangkau kelompok pekerja informal.
“POS UKK adalah bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan pekerja, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan para pekerja mendapat akses pelayanan kesehatan yang terjangkau, mudah, dan menyentuh langsung ke tempat aktivitas mereka,” jelas Syamsurijal.
Beliau juga menambahkan bahwa POS UKK berperan penting dalam deteksi dini penyakit akibat kerja, pencegahan kecelakaan kerja, hingga peningkatan produktivitas tenaga kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengedukasi pekerja mengenai pola kerja yang aman dan sehat.
Adapun tujuan utama dibentuknya POS UKK mencakup beberapa aspek penting, diantaranya:
- Meningkatkan kesehatan pekerja, dengan mengontrol penyakit akibat lingkungan atau proses kerja.
- Melakukan deteksi dini terhadap penyakit, agar tindakan pencegahan dapat dilakukan sejak awal.
- Meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja, melalui kondisi kesehatan yang prima.
- Memberdayakan masyarakat, khususnya di sektor informal, agar mandiri dalam menjaga kesehatan.
- Memberikan layanan kesehatan yang terjangkau, dengan akses yang mudah dan tepat sasaran.
- Melakukan pemantauan dan pengawasan rutin, untuk mencegah penyakit dan kecelakaan kerja.
Para tukang ojek dan pekerja kedai kopi yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa diperhatikan dan terbantu dengan kehadiran tenaga kesehatan langsung di lokasi kerja. Pemeriksaan kesehatan secara gratis ini dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang tidak sempat atau enggan pergi ke fasilitas kesehatan.
Dengan semangat pelayanan langsung ke masyarakat, UPT Puskesmas Belakang Padang berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkala dan menjangkau lebih banyak kelompok pekerja informal lainnya di seluruh Kecamatan Belakang Padang.





