Warga Kebun Tempang Belakang Padang Suarakan Aspirasi Lewat Reses Anggota DPRD Kota Batam H Sulaiman Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025

Belakang Padang | Dalam suasana malam yang penuh keakraban dan kebersamaan, masyarakat Kebun Tempang Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang dan sekitarnya berkumpul di panggung Sri Kemuning pada Jumat malam, 1 Agustus 2025. Mereka menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Batam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 bersama anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Sulaiman.

Acara dimulai pukul 19.45 WIB dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat serta unsur pemerintahan setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tanjung Sari Nurasikin, Bhabinkamtibmas Bripka Zuhri, Babinsa Koramil 05/Belakang Padang Roni Sitorus, perwakilan dari Posal Sambu, tokoh masyarakat Amri Bedu, tokoh pemuda Izhar, serta masyarakat dari berbagai penjuru Tanjung Sari dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan reses ini menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat. Tercatat sembilan usulan yang disampaikan masyarakat dalam sesi diskusi malam itu. Beberapa usulan yang mencuat antara lain permohonan bantuan tenda ukuran 4×6 meter berikut kursi untuk keperluan hajatan warga, permintaan bantuan pengeras suara (speaker) untuk Masjid Al-Adam, perbaikan infrastruktur jalan di simpang Puskesmas, serta renovasi bangunan Posyandu Kecubung.

Salah satu usulan datang dari tokoh pemuda setempat, Izhar, yang menyampaikan harapannya atas ketersediaan sarana pendukung kegiatan warga.

“Kami dari pemuda dan masyarakat Kebun Tempang sangat berharap adanya bantuan tenda dan kursi. Ini sangat penting untuk mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan acara kemasyarakatan lainnya,” tutur Izhar di hadapan hadirin.

Menanggapi berbagai aspirasi yang masuk, H. Sulaiman menyampaikan bahwa seluruh usulan akan ditampung dan dikaji bersama perangkat dan tokoh masyarakat untuk menentukan skala prioritas.

“Yang namanya prioritas tentu tidak semua bisa disetujui sekaligus. Dari sekian banyak usulan, mungkin hanya satu atau dua item yang dapat kita setujui di masa reses ini. Kita juga harus berbagi dengan daerah lain. Tapi dengan sistem seperti ini, pemerataan pembangunan di setiap dapil, termasuk Sekupang dan Belakang Padang, bisa lebih adil,” ujar H. Sulaiman.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Kebun Tempang untuk terus menjaga sinergi dan komunikasi yang baik dengan para wakil rakyat demi kelanjutan pembangunan.

“Saya mengajak semua masyarakat Kebun Tempang, mari kita bangun daerah kita bersama-sama. Kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah sangat penting agar kesejahteraan merata dan dapat dirasakan semua. Dan perlu saya ingatkan, di Dapil Kecamatan Sekupang–Belakang Padang ini ada 7 orang anggota DPRD Kota Batam. Jangan hanya menyampaikan aspirasi ke satu orang saja. Jalinkan komunikasi dengan semuanya agar pembangunan dapat dimaksimalkan di wilayah kita,” pesan H. Sulaiman.

Kegiatan reses ini diakhiri dengan sesi ramah tamah antara warga dan para undangan, serta harapan besar agar apa yang telah disuarakan malam itu dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata demi kemajuan Kebun Tempang dan Belakang Padang secara keseluruhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *