Batam | Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Riau dalam sepekan terakhir menjadi perhatian serius karena berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung hampir sepanjang hari menyebabkan banyak ruas jalan menjadi licin, sehingga membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir tercatat sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Batam dan wilayah sekitarnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol Taufik Luqman dalam keterangannya, Jum’at (15/5) mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Ia menegaskan bahwa musim hujan membuat potensi kecelakaan semakin tinggi, sehingga pengendara diminta tidak memaksakan melaju dengan kecepatan tinggi saat kondisi jalan licin.
Menurut Taufik, kendaraan roda dua masih mendominasi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepri. Selain faktor cuaca, rendahnya kesadaran sebagian pengendara terhadap pentingnya keselamatan berkendara juga menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan.
Ia menyoroti masih banyak pengendara yang mengabaikan aturan keselamatan, seperti tidak menggunakan helm berstandar SNI, berkendara dengan kecepatan tinggi, hingga menggunakan telepon genggam saat berada di jalan. Kebiasaan tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan. Pemeriksaan sederhana seperti kondisi rem, tekanan ban, lampu kendaraan, hingga perlengkapan keselamatan perlu dilakukan sebelum bepergian, terlebih saat cuaca buruk.
Bagi pengendara sepeda motor, penggunaan helm standar nasional tetap wajib dipatuhi. Selain itu, lampu utama juga harus dinyalakan meski pada siang hari agar kendaraan lebih mudah terlihat pengguna jalan lain saat hujan turun atau jarak pandang berkurang.
Pengendara juga diminta menjaga jarak aman antar kendaraan dan mengurangi kecepatan ketika melintasi jalan basah. Menurut Taufik, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Kepri, angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan tingkat disiplin berlalu lintas menjadi salah satu faktor dominan.
Untuk menekan angka kecelakaan, Ditlantas Polda Kepri terus menggencarkan edukasi keselamatan melalui berbagai program, mulai dari sosialisasi ke sekolah lewat program Police Go To School, kampanye keselamatan di ruang publik, hingga penyebaran pesan edukatif melalui media sosial.
Polda Kepri berharap seluruh masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Di tengah cuaca yang kerap berubah secara tiba-tiba, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Pewarta : Eko





