Tanjung Uban | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus buka puasa bersama dengan insan pers dalam suasana Ramadan. Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Ramadan Satukan Langkah, Kuatkan Kolaborasi Imigrasi dan Media” ini berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 di D’Mario Sunset Resto.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah wartawan dari wilayah Tanjung Uban dan sekitarnya. Selain menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum sosialisasi berbagai program serta kebijakan terbaru di bidang keimigrasian.
Dalam kesempatan itu, Kantor Imigrasi Tanjung Uban memaparkan rencana strategis untuk menghadirkan layanan pembuatan paspor bagi masyarakat di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. Program ini menjadi salah satu langkah inovatif untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Uban, Adi Hari Pianto. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kondisi geografis yang membuat warga Tambelan harus menempuh perjalanan laut hingga sekitar 12 jam menuju Pulau Bintan hanya untuk mengurus dokumen paspor.
“Kita mencoba untuk menginisiasi, mudah-mudahan dengan langkah ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Tambelan untuk mendapatkan paspor tanpa harus repot datang jauh-jauh ke Pulau Bintan,” ujarnya, dikutip Minggu (15/3).
Menurutnya, kehadiran layanan tersebut nantinya akan memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan internasional. Warga Tambelan diharapkan dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih cepat, praktis, dan terjangkau.
Adi juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bintan, terutama terkait akomodasi transportasi bagi petugas yang akan memberikan pelayanan di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa jumlah pemohon paspor bukan menjadi kendala bagi Imigrasi untuk tetap memberikan pelayanan.
“Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Bintan untuk dapat diakomodir. Untuk pembuatan paspor sendiri kami tidak ada target, walaupun hanya lima atau enam orang tetap akan kita layani sebagai komitmen kami dalam melayani masyarakat. Rencananya setelah Lebaran kami akan melakukan komunikasi dengan Pemkab Bintan dan membahasnya secara internal dengan Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang,” jelasnya.
Selain membahas rencana pelayanan paspor, kegiatan sosialisasi tersebut juga menyinggung isu global yang tengah berkembang, salah satunya dampak konflik di Timur Tengah yang menyebabkan tertundanya sejumlah penerbangan internasional.
Dalam situasi tersebut, Kantor Imigrasi Tanjung Uban menegaskan bahwa warga negara asing (WNA) yang terdampak tetap mendapatkan perlindungan hukum. Apabila terjadi overstay akibat pembatalan atau penundaan penerbangan, WNA dapat melaporkan kondisi tersebut dan mengajukan perpanjangan izin tinggal ke kantor imigrasi terdekat dengan menyertakan bukti yang jelas.
Pada kesempatan yang sama, Kantor Imigrasi Tanjung Uban juga menerima penghargaan Sertifikat Apresiasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Kabupaten Bintan, Harjo Waluyo.
Apresiasi tersebut diberikan atas partisipasi Kantor Imigrasi Tanjung Uban dalam aksi kemanusiaan program bedah rumah serta rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2026. Kontribusi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi positif antara instansi pemerintah dan insan pers dalam membantu masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Tanjung Uban berharap hubungan sinergis dengan media dapat terus terjalin dengan baik. Informasi terkait program dan kebijakan keimigrasian diharapkan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat melalui peran media.
Di sisi lain, rencana pembukaan layanan paspor di Tambelan juga menjadi fokus utama dalam sosialisasi tersebut sebagai bentuk komitmen Kantor Imigrasi Tanjung Uban untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
Pewarta : Januar





