KKN Mahasiswa dan PKM (pengabdian kepada masyarakat) Dosen Universitas Batam Edukasi Warga Belakang Padang, Kenalkan Biopori hingga Cara Merawat Rumah Pesisir

Batam | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Teknik Sipil Universitas Batam (UNIBA) Tahun 2026 menggelar kegiatan penyuluhan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di depan Surau Abdullah, RT 003, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Minggu (5/7/2026), mengangkat tema “Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan.”

Penyuluhan ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai cara menjaga ketahanan rumah di kawasan pesisir. Kegiatan tersebut ditujukan khusus bagi warga RT 002 dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat setempat.

Berbagai materi praktis disampaikan dalam kegiatan ini, mulai dari optimalisasi pengelolaan sampah organik melalui lubang biopori, pengelolaan air bersih dan pemanenan air hujan, hingga edukasi mengenai rumah pesisir tahan lama yang membahas cara mengenali kerusakan bangunan serta langkah-langkah perawatannya.

Tidak hanya berupa penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti demonstrasi langsung pembuatan lubang biopori, simulasi sistem pemanenan air hujan, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui praktik tersebut, masyarakat diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mendapatkan wawasan baru, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas secara gratis berupa snack, souvenir, serta kesempatan membawa pulang doorprize yang telah disiapkan panitia.

Kegiatan KKN mahasiswa ini juga dirangkaikan dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan dosen Program Studi Teknik Sipil UNIBA. Dalam kegiatan tersebut, para dosen memberikan penyuluhan mengenai ketahanan rumah pesisir sekaligus membagikan berbagai tips praktis dalam merawat bangunan agar lebih awet dan aman menghadapi kondisi lingkungan pesisir.

Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Batam, Fauzan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari mata kuliah wajib Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa semester delapan, sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen.

“Kegiatan ini merupakan salah satu mata kuliah di Fakultas Teknik, yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa semester delapan kami wajibkan untuk terjun langsung ke masyarakat agar ilmu yang telah mereka pelajari, khususnya di bidang teknik sipil, dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bersamaan dengan itu, dosen juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Fauzan.

Menurutnya, dalam materi mengenai rumah pesisir tahan lama terdapat dua aspek utama yang menjadi perhatian, yakni tindakan pencegahan sebelum terjadi kerusakan bangunan dan tindakan perbaikan apabila kerusakan sudah terjadi.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali tanda-tanda awal kerusakan, seperti munculnya retakan pada dinding bangunan. Dengan mengidentifikasi gejala tersebut sejak dini, masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat sebelum kerusakan menjadi lebih parah.

Selain itu, penggunaan minyak ter pada kayu yang dijadikan pancang rumah juga disarankan sebagai perlindungan terhadap pelapukan dan kerusakan akibat kondisi lingkungan pesisir yang lembap serta memiliki kadar garam tinggi.

Fauzan juga memaparkan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, melalui metode lubang biopori. Menurutnya, cara tersebut mampu mengurangi volume sampah sekaligus mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

“Melalui metode biopori, masyarakat dapat mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos. Selain mengurangi sampah rumah tangga, cara ini juga membantu meningkatkan kesuburan tanah dan daya resap air sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat,” jelasnya.

Melalui kolaborasi kegiatan KKN mahasiswa dan PKM dosen Teknik Sipil UNIBA, masyarakat diharapkan mampu menerapkan berbagai pengetahuan yang diperoleh, mulai dari menjaga ketahanan rumah di kawasan pesisir, mengelola sampah rumah tangga secara ramah lingkungan, hingga memanfaatkan air hujan sebagai sumber air alternatif. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan bagi Belakang Padang.

 

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili
Editor : Zaki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *