Batam | Sebanyak 14 kapal penyeberangan disiapkan untuk melayani angkutan Lebaran di wilayah Kepulauan Riau, khususnya melalui Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam. Kesiapan armada tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Frans Deddy Arisandi, mengatakan seluruh kapal yang akan beroperasi telah menjalani ramp check guna memastikan kelayakan operasional serta aspek keselamatan pelayaran.
“Dari hasil ramp check yang kami lakukan, kapal-kapal yang akan beroperasi dinyatakan dalam kondisi baik dan laik jalan,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Telaga Punggur, Sabtu (14/3/2026).
Secara keseluruhan, jumlah kapal penyeberangan yang tersedia di wilayah Kepulauan Riau mencapai 18 unit. Namun dari jumlah tersebut, hanya 14 kapal yang dinyatakan siap beroperasi. Sementara empat kapal lainnya belum dioperasikan karena mempertimbangkan faktor keselamatan serta adanya sejumlah kendala internal dari pihak operator.
Meski demikian, pihak pengelola memastikan pelayanan penyeberangan selama musim mudik tetap dapat berjalan optimal. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa layanan pada sejumlah lintasan yang memiliki tingkat mobilitas penumpang tinggi.
Selain itu, Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) juga akan mendapat dukungan tambahan armada dari PT Jembatan Nusantara yang direncanakan mulai beroperasi pada 18 atau 19 Maret mendatang. Namun hingga saat ini, pengoperasian kapal tersebut masih menunggu proses penyelesaian perizinan.
Dengan kesiapan armada yang ada, diharapkan pelayanan angkutan Lebaran di wilayah Kepulauan Riau dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang.
Pewarta : Said





