Belakang Padang | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar, mengajak para pelajar untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, akhlak mulia, dan budi pekerti sebagai bekal menghadapi masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Erlita saat menghadiri kegiatan Pembinaan Budi Pekerti yang digelar SMP Negeri 1 Batam, Kecamatan Belakang Padang, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Dalam arahannya, Erlita menegaskan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik. Menurutnya, ilmu pengetahuan akan memiliki nilai apabila dibarengi dengan karakter yang kuat.

“Ilmu yang tinggi harus dibarengi dengan akhlak yang baik. Keduanya harus berjalan seiring. Percuma memiliki ilmu tinggi jika tidak memiliki akhlak yang baik,” ujar Erlita.

Ia menjelaskan, budi pekerti tidak hanya sebatas bersikap sopan santun, tetapi juga mencakup nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati dan menghargai sesama.

Erlita juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
“Jangan ada lagi bullying. Jadilah anak yang baik, anak yang hebat, serta mampu menjadi teladan bagi teman-teman di sekitar,” pesannya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Erlita mengajak para siswa menggunakan media sosial secara bijak. Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi sarana menyebarkan informasi positif, menangkal hoaks, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Gunakan media sosial dengan baik. Jangan menyebarkan hoaks, tetapi sebarkan hal-hal positif, termasuk informasi mengenai berbagai program Pemerintah Kota Batam, seperti program beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Batam, Sri Rahayu, menyampaikan apresiasi atas perhatian Ketua TP-PKK Kota Batam terhadap pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.
“Kami berharap pesan-pesan yang disampaikan Ibu Erlita dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi generasi yang membanggakan sekolah, keluarga, dan Kota Batam,” ujar Sri Rahayu.
Senada dengan itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, menilai pembinaan budi pekerti sangat penting untuk memperkuat karakter generasi muda sejak dini, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
“Pendidikan karakter harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, sekolah, maupun keluarga. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat melahirkan generasi Belakang Padang yang cerdas, berakhlak mulia, berdaya saing, serta mampu menjadi penerus pembangunan daerah,” kata Abdul Hanafi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya tumbuh sebagai generasi yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili





