Batam | Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir ditunjukkan Ketua GAMAT (Gabungan Anak Melayu Asli Tempatan) Tanjung Uma, Aprizal Gani. Ia turun langsung ke lumpur pesisir Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam, untuk menanam mangrove bersama DPD GRIB JAYA Kepulauan Riau, Panglima Gagak Hitam dan Srikandi DPC GRIB JAYA, Sabtu (27/9/2026).
Dengan mengenakan tanjak Melayu, Aprizal tidak segan turun ke kawasan berlumpur dan ikut menanam bibit mangrove bersama para peserta lainnya. Aksi tersebut menjadi bagian dari kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai upaya menjaga kawasan pesisir Tanjung Uma dari ancaman abrasi sekaligus mempertahankan ekosistem mangrove.
Aprizal mengatakan, GAMAT menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa senang dapat terlibat langsung dalam aksi penghijauan pesisir bersama GRIB JAYA Kepri.
“Dalam kegiatan penanaman 1.000 mangrove ini kami GAMAT merasa senang bisa ikut serta bersama GRIB JAYA Kepri. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD GRIB JAYA Kepri, Panglima Gagak Hitam dan Srikandi yang telah peduli menjaga pesisir Tanjung Uma. Kami tanam hari ini untuk menjaga pesisir untuk anak cucu kita,” ujar Aprizal Gani.
Menurutnya, menjaga lingkungan pesisir tidak cukup hanya dengan menyampaikan imbauan, tetapi perlu diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dan berbagai organisasi dinilai penting agar keberadaan mangrove dapat terus dipelihara.
Sementara itu, Panglima Gagak Hitam yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan langsung Ketua GAMAT dalam penanaman mangrove.
“Ini aksi nyata, bukan hanya bicara. Ketua Aprizal turun langsung ke lumpur, ini bukti cinta kampung. Sinergi GAMAT dan GRIB JAYA Kepri harus terus berlanjut,” ujarnya.
Kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama. Para peserta juga menyatakan komitmen untuk bersama-sama merawat bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir Tanjung Uma.
Penanaman mangrove itu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan pesisir bagi generasi mendatang.
Reporter : Eko





