Batam | Upaya membangun budaya sadar keselamatan terus diperkuat Pemerintah Kota Batam melalui penyelenggaraan Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga Tahun 2026. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari perangkat RT/RW dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Belakang Padang mengikuti kegiatan yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Batam di Hotel Planet Holiday, Selasa (14/7/2026).
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Mengingat sebagian besar insiden kebakaran terjadi di kawasan permukiman, keluarga dinilai memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam mencegah sekaligus melakukan penanganan awal sebelum api membesar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Hendriana Gustini, S.Sos., sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat hingga ke tingkat keluarga.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi mengenai penyebab umum kebakaran rumah tangga, mulai dari instalasi listrik yang tidak memenuhi standar, penggunaan kompor yang kurang aman, kebocoran gas, hingga kelalaian dalam penggunaan peralatan elektronik. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
Tidak hanya menerima materi di dalam kelas, para peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi penanganan kebakaran. Dalam sesi tersebut, mereka diperkenalkan dengan teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), cara memadamkan api pada tahap awal, hingga prosedur evakuasi yang aman ketika menghadapi situasi darurat.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik lapangan. Kesempatan untuk mencoba langsung penggunaan APAR menjadi pengalaman baru yang memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui cara mencegah kebakaran, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam mengambil tindakan cepat dan tepat ketika menghadapi keadaan darurat. Penanganan awal yang benar dinilai sangat penting untuk mencegah api meluas sekaligus mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian harta benda.
Program Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga juga menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam dalam membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat. Kesadaran untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan penggunaan peralatan rumah tangga sesuai standar keamanan, serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran menjadi langkah sederhana yang perlu diterapkan di setiap rumah.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir keluarga-keluarga yang lebih siap, tanggap, dan sigap menghadapi kondisi darurat. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan, risiko kebakaran dapat ditekan sehingga lingkungan permukiman menjadi lebih aman, nyaman, dan terlindungi.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili Editor : Zaki





