Konten TikTok @human.activity Picu Reaksi Relawan ASLI, Bukti Disiapkan untuk Langkah Hukum

Batam | Konten akun TikTok @human.activity menjadi sorotan Relawan Amsakar Ahmad–Li Claudia Chandra (ASLI). Tim relawan mendatangi Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, untuk berkoordinasi terkait konten yang mereka persoalkan.

Kedatangan tim relawan tersebut diterima langsung oleh Kompol Julius M. Silaen. Pertemuan itu dilakukan untuk berkoordinasi sekaligus membahas langkah yang dapat ditempuh terkait konten akun TikTok tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam tahap ini, Relawan ASLI belum menyampaikan laporan resmi. Mereka masih menghimpun bahan dan bukti sebagai dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap konten yang dinilai mengandung unsur provokasi dan dugaan penyebaran informasi bohong.

Ketua Umum Relawan ASLI mengatakan, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut atas aspirasi relawan dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Batam. Sebanyak 12 koordinator kecamatan disebut turut hadir dalam kegiatan koordinasi tersebut.

Menurutnya, konten yang dipersoalkan dikhawatirkan dapat memengaruhi persepsi masyarakat apabila informasi di dalamnya dipercaya tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenarannya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

“Relawan Amsakar Ahmad–Li Claudia tidak pernah membungkam atau menghalang-halangi kritik terhadap pemerintah. Pak Amsakar dan Bu Li Claudia membutuhkan kritik dan saran, tetapi harus bertanggung jawab, kuat dengan fakta dan data,” ujarnya.

Ia menilai kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan data dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja serta pembangunan Kota Batam.

Namun, apabila ditemukan konten yang memenuhi unsur pelanggaran hukum, ia berharap persoalan tersebut dapat ditangani aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita ingin Batam ini maju, pemimpin tidak antikritik, dan kami relawan siap menjaga. Yang paling penting, kita jadikan Batam ini rumah kita,” katanya.

Konten Disebut Ditonton Ribuan Kali

Sementara itu, Didi selaku perwakilan Relawan ASLI menjelaskan, pihaknya menaruh perhatian terhadap konten akun TikTok @human.activity yang dinilai provokatif.

Ia mengaku khawatir informasi yang dipersoalkan dapat memengaruhi masyarakat apabila beredar luas tanpa disertai pemeriksaan atas kebenarannya.

Didi menyebut salah satu konten yang menjadi perhatian pihaknya telah ditonton sekitar 6.700 kali. Jumlah penayangan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu pertimbangan untuk mengumpulkan bahan dan bukti sebelum menempuh langkah hukum.

“Kami khawatir masyarakat Kota Batam percaya dengan berita hoaks itu. Maka kami sebagai relawan yang saat ini berjuang kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota merasa tergugah dengan adanya akun yang saat ini memang kami duga banyak provokasinya,” kata Didi.

Ia menjelaskan, kedatangan ke Tim Siber Ditreskrimsus Polda Kepri dilakukan untuk berkoordinasi mengenai persoalan tersebut. Pihaknya berharap koordinasi itu menjadi langkah awal dalam menentukan mekanisme yang tepat sebelum pelaporan resmi dilakukan.

Relawan ASLI menyatakan akan melengkapi bahan dan bukti yang dianggap relevan sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum. Adapun penilaian terhadap isi konten dan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Relawan ASLI Minta Penegakan Hukum yang Adil

Ketua Umum Relawan ASLI berharap persoalan tersebut dapat ditangani secara profesional, objektif, dan adil apabila nantinya dilaporkan secara resmi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menyampaikan kritik terhadap pemerintah secara terhormat dengan berlandaskan fakta dan data, bukan melalui informasi bohong maupun ujaran kebencian.

“Kami tidak ingin ada penzaliman terhadap siapa pun. Jika memang bisa ditindaklanjuti, kami berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, Relawan ASLI masih berada pada tahap koordinasi dan pengumpulan bahan bukti untuk mendasari kemungkinan pelaporan terhadap akun TikTok @human.activity.

Posmetrobatam.co.id membuka ruang bagi pemilik akun TikTok @human.activity untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas penilaian yang disampaikan pihak relawan.

 

M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *