Belakang Padang | Di sela semaraknya pertandingan malam kesenian yang ketiga di pentas rakyat dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia di RT 003 RW 004 Kebun Tempang, suasana semakin hangat ketika panggung hiburan turut dimeriahkan dengan perayaan ulang tahun dua sosok istimewa.
Malam kesenian yang dipenuhi canda riang warga mendadak bertambah semarak saat panitia memberikan kejutan sederhana berupa kue ulang tahun untuk Bunda Wan Hilda yang genap berusia 56 tahun, salah satu dewan juri, dan Adinda Anje yang merayakan usia ke-13 tahun, salah satu peserta lomba. Saat nama keduanya disebut, warga yang hadir langsung memberikan tepuk tangan meriah. Lagu “selamat ulang tahun” pun dinyanyikan bersama, menciptakan suasana penuh kebersamaan.
Panitia Izhar dan Boby mewakili seluruh penyelenggara menyampaikan ucapan selamat.
“Selamat ulang tahun untuk Bunda Wan Hilda dan Adinda Anje. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Kehadiran dan kontribusi kalian memberi warna tersendiri di malam kesenian kita,” ujar Izhar, Senin (22/9) malam.
Sementara itu Boby menambahkan, Momen ini bukti bahwa pesta rakyat Kebun Tempang bukan hanya hiburan, tetapi juga wadah kekeluargaan yang menyatukan kita semua.
Tidak ketinggalan, warga yang hadir juga spontan menyampaikan ucapan selamat dengan penuh semangat. Banyak di antara mereka yang ikut bersorak dan bernyanyi, bahkan ada yang maju mendekati panggung untuk memberikan ucapan langsung.
Dalam kesempatan itu, Bunda Wan Hilda pun menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya. “Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan terharu dengan kejutan ini. Terima kasih kepada panitia, warga Kebun Tempang, dan semua yang hadir malam ini. Semoga kebersamaan kita selalu terjaga, dan kegiatan seperti ini terus menjadi wadah silaturahmi kita semua,” ungkapnya.
Perayaan kecil di tengah pesta rakyat ini menjadi warna tersendiri dalam malam kesenian. Bagi warga Kebun Tempang, malam tersebut bukan hanya tentang lomba dan hiburan, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan dan mempererat ikatan kekeluargaan.
Kemeriahan ultah Bunda Wan Hilda yang ke-56 tahun dan Adinda Anje yang ke-13 tahun yang menyatu dalam semangat pesta rakyat semakin menegaskan makna HUT RI ke-80, yakni kebersamaan, persatuan, dan kegembiraan bersama. Momen ini menjadi simbol bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.





