Pendaftaran Dibuka 11 – 14 Juni : SLBN II Mangsang Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru, Perluas Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Batam

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto.

Batam | Upaya memperluas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kota Batam terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) II yang berlokasi di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, yang kini telah rampung dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.

Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Sei Beduk, Batuaji, dan kawasan sekitarnya, untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto, mengatakan proses penerimaan peserta didik baru akan segera dibuka. Tahap awal pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 14 Juni 2026 dengan kuota dua rombongan belajar yang telah disiapkan.

“Seluruh persiapan sudah dilakukan. Pada tahap awal ini kami membuka dua rombongan belajar,” ujarnya dikutip pada Kamis (4/6)

Menurut Kasdianto, sekolah tersebut akan melayani peserta didik berkebutuhan khusus dengan berbagai jenis hambatan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, anak-anak yang memiliki potensi kecerdasan maupun bakat istimewa juga dapat mengikuti proses seleksi melalui jalur pendidikan yang tersedia.

Tahapan seleksi untuk jenjang TKLB, SDLB, SMPLB hingga SMALB akan dilakukan melalui pemeriksaan dokumen administrasi serta hasil asesmen yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing calon peserta didik.

Ia menjelaskan, apabila sekolah yang berada di dekat domisili peserta didik belum memiliki layanan yang sesuai dengan kebutuhan khusus yang dimiliki, maka calon siswa dapat diarahkan ke satuan pendidikan lain yang dinilai lebih tepat.

“Informasi ini sudah kami sampaikan kepada para orang tua. Dengan adanya SLBN II di Mangsang, masyarakat di wilayah Batuaji dan Sei Beduk tentu akan lebih mudah mengakses layanan pendidikan khusus,” katanya.

Pemerintah berharap keberadaan SLBN II Mangsang dapat menjawab kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang terus meningkat setiap tahunnya di Kota Batam. Selain memperluas jangkauan layanan pendidikan inklusif, sekolah tersebut juga diharapkan mampu menampung lebih banyak peserta didik sehingga tidak ada lagi anak yang kesulitan memperoleh hak pendidikan yang layak.

“Harapan kami, sekolah ini dapat memberikan pelayanan pendidikan yang optimal sekaligus menjadi wadah yang mampu mengakomodasi lebih banyak siswa berkebutuhan khusus di Batam,” pungkasnya.

Editor : Aken
Sumber : Rilis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *