Batam | Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman pertokoan Kepri Mall, Batam, Sabtu (28/6/2025). Puluhan driver ojek online (ojol) tampak tersenyum sumringah saat menerima bingkisan sembako dari Polda Kepulauan Riau dan komunitas Motor Gede (Moge). Momen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang dikemas dengan aksi sosial penuh makna.
Di tengah padatnya aktivitas dan tuntutan hidup yang semakin tinggi, kehadiran bantuan ini menjadi angin segar bagi para pejuang jalanan mereka yang setiap hari berpeluh keringat mengantar rejeki di tengah panas dan hujan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Sekarang semua serba mahal, dan kami benar-benar merasa diperhatikan,” tutur Roni, salah satu driver ojol yang sehari-hari beroperasi di Batam Center.
Tak sekadar membagikan sembako, kegiatan ini diawali dengan touring bersama yang dimulai dari Mapolda Kepri. Rombongan moge melintasi berbagai titik ikonik di Batam, mulai dari Bundaran Kabil hingga Jembatan Sei Ladi, sebelum akhirnya finis di Kepri Mall. Di sana, momen penuh kehangatan pun terjadi bukan sekadar seremoni, tetapi pertemuan dua dunia: moge dan ojol, yang biasanya hanya berselisih pandang di jalan.
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, yang memimpin langsung kegiatan ini, menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah bentuk nyata kepedulian dan apresiasi terhadap peran penting para driver ojol dalam kehidupan masyarakat.
“Kami ingin membangun solidaritas, empati, dan kesadaran bersama. Teman-teman ojol adalah bagian penting dari wajah pelayanan masyarakat. Mereka bekerja keras setiap hari untuk keluarga, dan kami menghargai itu,” ujar Kapolda.
Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan edukasi. Kapolda Kepri turut mengingatkan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan, serta membangun rasa saling menghargai di antara pengguna jalan.
“Kita semua punya ruang di jalan, tapi juga punya tanggung jawab bersama untuk saling menjaga. Kami harap teman-teman ojol tetap patuhi aturan dan utamakan keselamatan,” tambahnya.
Sambil menikmati suasana, para driver ojol tampak antusias berbincang dengan anggota komunitas moge. Tak sedikit yang berfoto dengan motor-motor besar yang berjejer rapi, mencairkan sekat antara pengendara kelas atas dan rakyat pekerja jalanan.
Hari itu, bukan hanya sembako yang dibagikan tetapi juga senyuman, perhatian, dan semangat kebersamaan.





