Polda Kepri dan KONTRA Korea Bersinergi Cegah TPPO dan Narkoba di Batam

Batam | Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) memperkuat sinergi internasional dengan organisasi pengusaha Korea di Indonesia, KONTRA, untuk mencegah kejahatan lintas negara seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan peredaran narkoba di wilayah perbatasan.

Polda Kepri siap bersinergi dalam edukasi, pelatihan, dan pengawasan guna mencegah kejahatan lintas negara,” ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo usai pertemuan dengan pihak KONTRA di Batam, Jumat (11/7/2025).

Bacaan Lainnya

Pertemuan ini turut dihadiri pejabat utama Polda Kepri, termasuk Ditreskrimsus Kombes Pol. Silvester dan Ditreskrimum Kombes Pol. Ade Mulyana. Mereka membahas sejumlah langkah kolaboratif antara Polda Kepri dan KONTRA, seperti:

  • Edukasi dan pelatihan keterampilan bagi calon pekerja migran.
  • Kampanye bersama mencegah TPPO dan peredaran narkoba.
  • Dukungan pengawasan perbatasan untuk menekan rokok ilegal.
  • Kolaborasi dengan perusahaan Korea seperti KT&G dan GMG dalam program pemberdayaan.

Pihak KONTRA yang diwakili Lee Jang Hee menyambut baik kemitraan ini dan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti komitmen kerja sama yang konkret di lapangan.

Kami berterima kasih atas dukungan Polda Kepri dan berharap kerja sama ini segera direalisasikan melalui program nyata yang melindungi masyarakat,” kata Lee.

Ke depan, tim teknis bersama akan dibentuk guna menyusun konsep pelatihan khusus untuk wilayah rawan TPPO dan meningkatkan kewaspadaan lintas batas.

Sebagai informasi, sejak 2019, Korea Selatan telah aktif mempromosikan Batam sebagai tujuan investasi kepada kalangan pengusaha. Hubungan kerja sama antara Korea dan Batam sendiri telah berlangsung sejak 2006, menjadikan wisatawan asal Korea sebagai salah satu yang terbanyak mengunjungi Batam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *