Tanjung Pinang | Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan terasa di depan Masjid Al-Hidayah KM 2, Jalan Brigjen Katamso, Kota Tanjungpinang, para guru dan anak – anak didik RA Al-Hidayah menggelar kegiatan berbagi takjil dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (5/3)

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah RA Al-Hidayah, Eny Riyatin, ini melibatkan para guru serta anak-anak didik yang dengan penuh semangat ikut turun ke jalan membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Dengan mengenakan busana muslim serba putih yang melambangkan kesucian bulan Ramadan, anak-anak tampak antusias membagikan paket takjil kepada pengendara sepeda motor maupun masyarakat sekitar. Senyum ceria mereka menghiasi setiap paket takjil yang diserahkan, menciptakan suasana penuh kebaikan dan kebahagiaan.

Kepala Sekolah RA Al-Hidayah, Eny Riyatin, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini, khususnya nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama di bulan Ramadan.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momen untuk menumbuhkan rasa empati serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu indah. Walaupun sederhana, takjil yang mereka bagikan membawa pesan kasih sayang dan kepedulian kepada sesama,” ujar Eny Riyatin di sela kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak-anak agar mereka memahami makna sedekah dan kebahagiaan yang muncul ketika dapat membantu orang lain.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan Masjid Al-Hidayah. Banyak pengendara yang tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih saat menerima takjil dari para siswa yang dengan sopan menyerahkannya.

Selain menumbuhkan semangat berbagi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Para guru turut mendampingi para anak didik agar kegiatan berjalan tertib dan aman, sekaligus memberikan contoh langsung tentang pentingnya berbuat kebaikan kepada sesama.
Bagi RA Al-Hidayah, kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan, tetapi merupakan bagian dari upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Eny Riyatin berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak didik dan terus menjadi tradisi yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.
“Semoga apa yang dilakukan anak-anak hari ini menjadi amal kebaikan dan menanamkan kebiasaan berbagi dalam diri mereka hingga dewasa nanti,” tuturnya.
Menjelang waktu berbuka, ratusan paket takjil yang disiapkan oleh para guru dan anak didik RA Al-Hidayah pun habis dibagikan kepada masyarakat. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terlihat jelas dari wajah para anak didik yang merasa bangga dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan berbagi tersebut.
Kegiatan “RA Al-Hidayah Berbagi Takjil Berkah Ramadan 1447 H” ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebaikan dapat diajarkan sejak usia dini melalui aksi nyata, sehingga kelak tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati yang penuh kepedulian terhadap sesama.
Pewarta : Januar





