Tetap Bergizi di Bulan Suci, MBG Ramadan 1447 H di Belakang Padang Hadir dalam Kemasan Sehat Siap Santap

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Belakang Padang, Mahmud Prakoso.

Belakang Padang | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Belakang Padang tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 dengan sejumlah penyesuaian pada menu dan sistem pendistribusian. Pada hari kedua pelaksanaan MBG di bulan Ramadan, peserta didik di MA Amanatul Ummah menerima paket makanan kering dalam kemasan sehat siap santap yang dapat dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Penanggung jawab MBG di MA Amanatul Ummah, Desy, menjelaskan bahwa menu yang dibagikan pada hari kedua penerimaan di bulan Ramadan terdiri dari susu, bolu pisang, buah salak, dan telur. Menu tersebut disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi, kandungan energi, serta ketahanan makanan agar tetap layak dan aman dikonsumsi saat berbuka.

“Untuk hari kedua ini, anak-anak mendapatkan susu, bolu pisang, salak, dan telur. Semua dikemas rapi dan higienis agar tetap sehat saat disantap nanti waktu berbuka puasa,” ujar Desy, Selasa (24/2)

Ia menambahkan, selama Ramadan pola distribusi MBG memang disesuaikan menjadi makanan kering atau kemasan praktis. Langkah ini diambil agar peserta didik tetap memperoleh asupan nutrisi yang cukup tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Belakang Padang, Mahmud Prakoso, menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG selama Ramadan tetap berjalan normal sesuai jadwal.

“Selama Ramadan ini, kami tetap mendistribusikan MBG secara normal mulai 23 Februari 2026 hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Hanya saja bentuknya kami sesuaikan menjadi makanan kering dalam kemasan sehat siap santap, sehingga bisa dikonsumsi saat berbuka puasa,” jelas Mahmud.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga pemenuhan gizi peserta didik, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Belakang Padang. Penyesuaian sistem distribusi dilakukan agar tujuan utama program, yakni mendukung tumbuh kembang, kesehatan, serta konsentrasi belajar siswa, tetap tercapai meskipun dalam suasana Ramadan.

Dengan adanya inovasi distribusi ini, diharapkan para peserta didik tetap mendapatkan asupan nutrisi yang memadai selama menjalankan ibadah puasa. Selain menjaga kesehatan, program MBG juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan disiplin hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

 

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *