Belakang Padang | Wakil Ketua I DPRD Kota Batam H Aweng Kurniawan mengapresiasi diresmikannya Penyalaan Pelanggan Pertamina Energy Terminal Sambu B3 3,465 MW di Belakang Padang, Selasa (15/04/2025).

Sistem Kelistrikan Grid Batam-Belakang Padang dengan Daya Mampu 10 MW dengan cadangan 8,35 MW dan beban puncak 1,65 serta jumlah pelanggan 3.237.
“Kami dari DPRD Kota Batam tentunya mengapresiasi kerjasama antara PLN dengan PT Pertaminan Energy Terminal. Dengan kolaborasi Penyalaan Pelanggan Pertamina Energy Terminal Sambu, Saya berharap sinergitas ini terus terjalin sehingga kelistrikan handal dapat kita wujudkan di Kota Batam dan Provinsi Kepri,” ucap H Aweng.
Diketahui dengan beralihnya sumber pasokan Listrik Pertamina dari PLTD ke sistem kelistrikan PLN, maka Pertamina turut berkontribusi menurunkan emisi Co2 dengan penurunan intensitas emisi C02 sebesar 0,32 Ton/Mwh atau setara 1.096 Ton CO2 per tahun. Dari sisi penggunaan BBM Pertamina dapat effisiensi 90-100 kL/bulan setara Rp. 900jt – Rp. 1,1 Milyar/bulan.
“Kerjasama ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan, kita tahu emisi CO2 menjadi salah satu penyebab utama perubahan iklim, yang berdampak pada pemanasan global dan berbagai masalah lingkungan,” tuturnya.
H. Aweng Kurniawan juga mengapresiasi komitmen PT PLN Persero yang berkomitmen memberikan layanan kelistrikan di kawasan hinterland. Tentunya dengan adanya kerjasama ini berdampak pada masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah dengan diresmikannya penyalaan pelanggan PT PET pada hari ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Ia berharap, PLN tentunya bisa mensuply listrik kebutuhan masyarakat pulau yang tadinya ada 7 jam dan 16 jam dapat memberikan kontribusi setiap pulau menjadi 24 jam.
Lanjut H. Aweng, Harapan kami, seiring pembangunan Batam menjadi kota yang pesat, PLN juga harus menjaga penerangan di setiap pulau di Kecamatan Belakang Padang
“Semoga Kecamatan Belakang Padang menjadi pulau yang sukses dan hebat kedepannya,” tutup H. Aweng Kurniawan.
Acara peresmian Penyalaan Pelanggan Pertamina Energy Terminal Sambu B3 3,365 MW turut dihadiri Gubernur Provinsi Kepri, Ansar, mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, General Manager PLN Induk Distribusi Riau dan Kepri, Khairullah dan Direktur Pertamina Energy Terminal, Bayu Prostiyono diwakili oleh General Manager Fuel Pertamina Energy Terminal, Arfan Anwir Tjoneng, Camat Belakang Padang Abdul Hanafi, SE.





