Batam | Kabar baik bagi masyarakat Batam dan Dumai. Wings Air akan membuka layanan penerbangan langsung yang menghubungkan kedua kota tersebut mulai Sabtu, 10 Oktober 2026.
Rute baru ini menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi laut maupun penerbangan dengan sistem transit untuk bepergian antara Batam dan Dumai.
Pada tahap awal, penerbangan Batam-Dumai akan dilayani dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Sabtu.
Pesawat dijadwalkan berangkat dari Batam pada pukul 13.10 WIB, sementara penerbangan dari Dumai menuju Batam dijadwalkan berangkat pukul 14.40 WIB.
Distrik Manager Lion Group Area Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan pembukaan rute tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan penerbangan domestik sekaligus memperkuat konektivitas antarpulau.
“Pembukaan rute baru ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Batam maupun Dumai. Kini Lion Group telah hadir menjangkau seluruh wilayah,” kata Amar, Jumat (11/9).
Menurutnya, frekuensi penerbangan masih terbatas pada tahap awal. Namun, apabila tingkat permintaan dan keterisian penumpang terus meningkat, frekuensi penerbangan berpeluang ditambah hingga setiap hari.
Kehadiran rute langsung ini dinilai dapat membuka akses mobilitas yang lebih praktis bagi masyarakat yang memiliki kepentingan bisnis, pendidikan hingga wisata di kedua daerah.
Dumai merupakan salah satu kota penting di pesisir timur Sumatera, sementara Batam memiliki posisi strategis sebagai pusat industri, perdagangan dan jasa di Kepulauan Riau. Konektivitas langsung melalui udara diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi antardaerah.
“Koneksi langsung melalui udara membuka pilihan perjalanan yang sebelumnya lebih banyak bergantung pada transportasi laut,” ujarnya.
Amar menambahkan, rute Batam-Dumai menjadi bagian dari ekspansi jaringan penerbangan domestik Lion Group. Keberlanjutan dan peningkatan frekuensi rute tersebut nantinya akan sangat bergantung pada respons serta tingkat permintaan masyarakat.
Jika okupansi penerbangan menunjukkan pertumbuhan positif, frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan. Dengan demikian, rute yang pada awalnya hanya beroperasi dua kali sepekan berpeluang berkembang menjadi koneksi udara yang lebih rutin antara Batam dan Dumai.
Reporter : Aken





