Bahas Kemudahan Wisatawan, Ardi Bawa Ketua Asosiasi Pariwisata Audiensi ke Imigrasi Batam

Batam | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bersama Asosiasi Pariwisata Batam menggelar pertemuan dan diskusi dengan perwakilan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Batam, Senin (4/5). Kegiatan ini berlangsung di Gedung AMP Batam Center dan dihadiri oleh sekitar 20 asosiasi pariwisata.

Sejumlah asosiasi yang hadir antara lain ASITA, ASPABRI, ASPPI, IPI, Astindo, APM (Asosiasi Pramuwisata Madani), HPI, ASPI, Asosiasi Golf, SWARA, serta berbagai organisasi pariwisata lainnya. Pertemuan ini bertujuan membahas perkembangan terkini terkait fasilitas dan pelayanan keimigrasian bagi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik.

Disbudpar Kota Batam dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Ardi Winata, yang didampingi Kabid Destinasi, Harry. Sementara dari pihak Imigrasi Batam, hadir Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal, Nanang Rusli, bersama jajaran, yakni Prio serta Brian selaku Kasi Izin Tinggal dan Kasi Dokumen Perjalanan.

Diskusi berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Para peserta saling bertukar informasi sekaligus memberikan berbagai masukan demi peningkatan kualitas layanan keimigrasian di Batam.

Beberapa isu penting yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut di antaranya adalah pemberian kemudahan bagi rombongan travel yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama saat musim ramai (peak season). Para pelaku industri berharap adanya percepatan layanan bagi grup yang telah melengkapi dokumen dan didampingi tour leader dari Batam.

Selain itu, dibahas pula kemudahan bagi wisatawan, khususnya pemain golf yang datang untuk mengikuti turnamen rutin di Batam, serta optimalisasi penggunaan Visa on Arrival (VoA) tujuh hari untuk mendukung mobilitas wisatawan.

Tak hanya itu, persoalan pelayanan paspor juga menjadi topik diskusi, terutama terkait antrean dan waktu tunggu yang kerap menjadi kendala bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak Imigrasi Batam menjelaskan bahwa mereka telah mengoptimalkan seluruh konter pelayanan dan autogate, khususnya saat peak season. Namun demikian, kepadatan tetap terjadi akibat jadwal kedatangan kapal yang bersamaan serta keterbatasan kapasitas pelabuhan. Meski begitu, pihak imigrasi memastikan bahwa proses di area pemeriksaan tetap berjalan lancar dan terurai.

Untuk layanan paspor, Imigrasi Batam juga telah menghadirkan inovasi berupa Immigration Lounge di Mall Pollux yang menyediakan layanan percepatan, di mana permohonan paspor dapat selesai dalam waktu satu hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disbudpar Batam, Ardi Winata, menyampaikan apresiasi kepada pihak Imigrasi Batam atas keterbukaan dan kesediaannya menerima para pelaku pariwisata.

Ia berharap, pertemuan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk koordinasi antar stakeholder guna mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kota Batam.

Menutup pertemuan, Nanang Rusli mengusulkan pembentukan grup komunikasi melalui WhatsApp antara pihak Imigrasi dan para ketua asosiasi pariwisata. Hal ini bertujuan untuk mempermudah penyampaian informasi serta menampung pengaduan terkait layanan keimigrasian di Batam.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan instansi terkait, diharapkan pelayanan keimigrasian di Batam semakin optimal dan mampu mendukung pertumbuhan pariwisata secara berkelanjutan.

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *