Batam | UPT. Puskesmas Belakang Padang menggelar Rapat Lintas Sektoral Triwulan II sebagai forum koordinasi untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Belakang Padang, di ruang rapat Puskesmas Belakang Padang, Kamis (23/7).

Rapat tersebut dihadiri Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, Wakapolsek Belakang Padang, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), seluruh lurah se-Kecamatan Belakang Padang, para kepala sekolah mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA/MA, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan sektor kesehatan sekaligus menyelaraskan berbagai program dengan prioritas Pemerintah Kota Batam yang dicanangkan Wali Kota Batam.
Sejumlah program strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) untuk seluruh siklus kehidupan melalui sekolah maupun Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), percepatan penurunan angka stunting, penjaringan kesehatan peserta didik, pemberian obat cacing bagi anak, pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), imunisasi Human Papillomavirus (HPV), serta Bulan Pemberian Vitamin A bagi bayi dan balita.
Selain program kesehatan, rapat juga membahas penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pembentukan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TB), pengembangan Kampung Bersinar (Bersih Narkoba), serta berbagai langkah kolaboratif lainnya yang membutuhkan dukungan aktif seluruh unsur lintas sektoral.
Melalui rapat koordinasi ini, setiap instansi diharapkan dapat memperkuat peran dan tanggung jawabnya sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Belakang Padang.
Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal berharap sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan mampu mempercepat tercapainya target pembangunan, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili Editor : Zaki





