Belakang Padang | Upaya membangun aparatur yang berintegritas dan berkarakter terus dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang melalui kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), Selasa (21/4).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pegawai, sekaligus memperkuat nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas keimigrasian. Melalui pembinaan tersebut, para pegawai diharapkan tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mampu menghadirkan semangat kerja yang berlandaskan moral serta tanggung jawab.

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausyiah oleh Ustadz Arthol yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi kerja. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, serta komitmen dalam menjalankan amanah, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan mental dan rohani tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh harus menjadi fondasi dalam membentuk aparatur yang profesional, beretika, dan berintegritas tinggi.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui kinerja yang nyata.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, pembinaan ini menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh pegawai untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, kondusif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Partisipasi aktif dari seluruh peserta pun mencerminkan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili





